Selamat larut malam kesayangan yang suka baca blog aku, pelukcium untuk kalian hehe
Baru aja nyampe asrama setelah kurang lebih tiga jam berkutat dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) tapi bisa dibaca SIGH (in english) haha
Kenapa bisa begitu? Karena 3 jam duduk di depan laptop dan nggak bisa tiduran itu bikin sigh, guys. Rasanya mual pengen banget muntah, pengen udahan aja deh serius pusing banget. Nggak susah amat sih sebenernya, tinggal ikutin. Tapi kondisi emang nggak meningkinkan, sayang. Terlalu lelah untuk duduk dikursi yang sangat tidak nyaman, dekat jendela dan itu dingin, lapar, Ngantuk, ah apapun itu semuanya adalah sigh!
Sebenarnya ada hal lain, tapi~ ah sudahlah! Tidak akan ada yang mengerti tentang pikiran dan perasaan orang aneh sepertiku.
SIG (read:sigh)
Curug Cipendok
Hijrah? Tak Semudah Yang Kukira
Saya sudah terlanjur mempunyai prinsip itu, bahkan untuk dekat dengan laki-laki bukan muhrim saja enggan. Well walaupun waktu SMA saya juga pernah dekat dengan laki laki. Tapi itu semua karena saya belum begitu paham dan bersyukur karena saya belum pernah pacaran dengannya.
Kembali ke topik!
Saya tidak pacaran, saya tidak dekat dengan laki-laki. Tunggu apalagi? Tinggal menyempurnakan penampilan dengan hijab syar'i kemudian menyempurnakan agama. Itu saja bukan? Dan akhirnya saya memutuskan untuk berhijab syar'i. Pelan-pelan.
Tapi tak semudah yang saya kira. Awalnya saya merasa malu karena kerap menjadi pusat perhatian teman saya karena penampilan baru saya. Untungnya teman yang sering bersama saya, Apri juga sudah mengenakan hijab syar'i duluan sehingga saya tidak begitu merasa malu.
Saya mulai kebingungan setelah beberapa hari mengenakan hijab syar'i ini. Pakaian yang saya punya tidak banyak apalagi sekarang pakaian ketat dan kurang pantas sudah ditanggalkan. Ah inilah cobaannya. Perlahan tapi pasti akhirnya mulai terbiasa dengan kesederhanaan yang semakin sederhana ini.
Beberapa bulan berlalu, saya kembali pulang ke rumah tercinta di Cirebon. Disini saya kembali mengalami kebingungan. Tidak menyalahkan siapapun, ibu saya (baca:mama) tidak seperti ibu kebanyakan yang mengenakan hijab jika keluar rumah. Mama hanya mengenakan hijab ketika kondangan. Sehingga karena mama tidak mengenakan hijab, bagaimana dengan saya? Masyarakat kampung pasti akan bilang. Anaknya udah pake jilbab ibunya belum. Saya tidak ingin keluarga menjadi pembicaraan tetangga. Akhirnya saya hanya mengenakah hijab ketika keluar dengan teman. Jika hanya ke warung atau ke rumah tetangga saya tidak mengenakan hijab, kalaupun mengenakan hijab tetapi tidak syar'i. Ah sungguh! Ini salah saya yang tidak berani. Saya seperti pecundang yang takut terhadap perkataan tetangga ketimbang takut terhadap Allah SWT.
Ternyata hijrah tak semudah yang kubayangkan bukan?
Tetapi aku selalu berdoa agar Mama mendapatkan hidayah dari Allah agar senantiasa menuruti perintah-Nya dengan cara berhijab.
Bukan menjelekkan Mama tapi sungguh ini bukan salah Mama, ini salahku yang tidak bisa berani. Bisa saja kan ketika aku berhijab Mama akan mengikuti? Next time ketika pulang saya akan mencoba berhijab dimanapun. InsyaAllah. ☺
Say Hi!
Bagaimana kabarnya tahun 2015? Bagaimana resolusi tahun ini? Sudahkah ada yang tercapai? 😁
Ketika Perasaan Mengalahkan Logika
"Subhanallah, pantas saja perasaan mengalahkan logika. Ternyata hari ini saya sakit. Allah maha mengetahui"
Pengalaman Pertama
Selamat sore readers, bagaimaina kabarnya hari ini? Jika menanyakan bagaimana kabarku, jawabanku adalah kabarku sedang buruk. Kenapa? Jadi ini adalah pengalaman pertama aku menjadi reseller baju-baju dengan sistem dropship. Tapi sayangnya karena salah langkah atau apalah itu. Aku kena rugi :( Bukan karena aku ditipu, ini semua karena saldo di bank BNI Syariah milikku terus menerus berkurang setiap ada yang transfer. Pertama, first custemer kebetulan bibi aku sendiri, nah jadi beliau transfer uang 150.000,- tapi nyampenya cuma 130.000,- itu artinya berkurang 20.000,- dan yang kedua yaitu second custemer, dia transfer 129.000,- tapi cuma nyampe 99.000,- itu berarti berkurang 30.000,- kemana perginya uang-uang itu? :(
Padahal cuma selisih sehari transaksinya? Oh God!
Jadi dari 2 penjualan itu aku mengalami kerugian karena barang yang aku jual sangat murah dan hanya mengambil keuntungan sedikit. Salah strategi bisnis :'
Mungkin kita harus jatuh terlebih dahulu untuk sukses bukan? Ah doakan saja :')
Btw yuk mampir ke online shop aku, namanya Yuki Collection :D
Quality time with a friend
Selamat malam minggu di akhir bulan November.
Selamat berkumpul bersama orang terkasih. Karena aku jauh dari rumah (read: keluarga) dan nggak punya pacar, otomatis aku cuma punya sahabat-sahabat disini, yang hampir setiap kemana-mana bareng :')
Malem minggu ini kita bereksperimen lho, bukan kali pertama tapi entah udah nggak kehitung jumlahnya. Kali ini kita masak mie ala kami sendiri. Haha :D
Bahan-bahan yang dibutuhkan ada indomie goreng original 1, indomie goreng dendeng balado 2, dan supermie rebus isi 2 rasa baso sapi~
Semuanya dicampur jadi satu dijadiin mie goreng dan ditambah 2 saus abc sachet. Maklum anak kost *eh anak asrama maksudnya hehe
Hmm rasanya jangan ditanya, coba aja sendiri di rumah :p
Kalian pasti bakal ngerasain sensasi yang beda dari biasanya, kalo kita sih sering pake mie apa aja seadanya.
Biar greget makannya jangan lupa sambil nonton film. Daaaan film yang kita tonton sekarang How to Train Your Dragon 2 :D
Sudah dulu ya, sampai jumpa nanti. Selamat bermalam minggu~


