Senja Terakhir
Oleh : Mimsin Y. Kartika
Aku berada di tumpukan batu yang tersusun membelah laut. "Nanti jangan kangen ya," kataku tersenyum pada seseorang yang berada disampingku. Iya aku akan pergi beberapa tahun hingga aku menjadi sarjana. Dia membalasnya dengan gurau yang dipaksakan. Kaku.
Aku melanjutkan berbagai pembicaraan. Kuharap senja itu hatinya yang hampir beku akan meleleh. Aku mengajaknya berbalik arah memandangi si bulat jingga bergerak ke peraduannya. Kami memang memunggungi si bulat sumber energi. Ia menolaknya dengan alasan silau. Aku tertegun. Aku memang bukan orang yang ia harapkan. Suatu
ketika aku pernah mendengarnya berbincang dengan seseorang, katanya ia ingin menyaksikan matahari tenggelam bersama perempuan yang ia kasihi, dan aku sadar yang dimaksud bukanlah aku.
Sejam kemudian kami memutuskan untuk pulang. Aku sungguh kecewa, hatiku meradang. Dia meninggalkanku di tepi jalan dan itu semakin membuat hatiku perih. Senja terakhirku bersamnya.
Mimsin Y. Kartika lahir di Cirebon, 21 Juni 1994. Sedang kuliah di jurusan Agroteknologi Unsoed. Pemilik akun facebook Mimsin Yuda Kartika dan twitter @mimsin_kartika.
Home »
» Flash True Story "Senja Terakhir"
Flash True Story "Senja Terakhir"
Posted by MYK
Posted on 11.16
with No comments


0 komentar:
Posting Komentar